PENATALAKSANAAN DEMAM PADA ANAK

12 Feb 2019
kategori Kesehatan
Anak Demam

Demam bukanlah suatu penyakit. Demam merupakan gejala yang tidak boleh diremehkan. Demam pada anak seringkali membuat orang tua khawatir dan panik. Hal tersebut yang mendorong orang tua untuk mencari informasi bagaimana penanganan demam pada anak.

Tidak semua demam memerlukan pengobatan, misalnya anak setelah imunisasi yang mungkin hanya memerlukan tindakan berupa kompres saja. Pemberian obat yang relatif tidak aman lebih berbahaya dari demamnya sendiri, karena akan menimbulkan risiko alergi atau keracunan.

 

Penanganan demam pada anak pada umumnya sering kita jumpai ataupun kita lakukan. Berikut adalah beberapa langkah penanganan demam pada anak :

  1. Ukur suhu anak dengan menggunakan termometer (Jangan lakukan secara manual seperti menempelkan telapak tangan di dahi, atau mengecek leher anak).
  2. Saat anak terserang demam, banyak cairan tubuh yang hilang, oleh karena itu berilah anak minum sesering mungkin.
  3. Sebaiknya hindari pemakaian selimut dan pakaian terlalu tebal.
  4. Kompres dengan air suam-suam kuku. Mengompres dengan menggunakan air suam-suam kuku diharapkan pori-pori terbuka, yang akan memudahkan pengeluaran panas dari tubuh.
  5. Jalan napas harus terbuka.
  6. Tidur yang cukup agar metabolisme berkurang.
  7. Perhatikan aliran udara di dalam ruangan.
  8. Jika langkah-langkah di atas tidak membuahkan hasil yang signifikan dalam menurunkan demam, maka berikanlah obat penurun demam.

 

Langkah berikutnya dalam penanganan demam adalah memberikan obat penurun demam. Salah satu obat penurun demam yang paling umum digunakan adalah parasetamol, karena di anggap paling aman dibandingkan obat lain berkaitan dengan efek sampingnya. Parasetamol dapat dibeli dengan ataupun tanpa resep dokter. Umumnya obat yang mengandung parasetamol  dapat diperoleh di apotek, toko obat, mini market, dan supermarket.

Parasetamol merupakan obat sebagai analgesik antipiretik, sebagai analgesik parasetamol dapat meredakan nyeri (pereda nyeri) dan sebagai antipiretik parasetamol dapat menurunkan demam (penurun demam).

Kapan harus ke dokter?

  • Anda perlu membawa anak ke dokter, jika demam pada anak di bawah usia 2 tahun berlangsung lebih dari 24-48 jam (1-2 hari), dan anak di atas 2 tahun demam berlangsung lebih dari 48-72 jam (2-3 hari)
  • Jadi bila buah hati Anda tampak tidak terlalu rewel dan masih mau makan, maka tidak perlu terlalu mengkhawatirkan demam tersebut. Namun, bila ada tanda-tanda berikut ini, segeralah untuk membawa si kecil ke dokter :
  • Anak terlihat lemah, lesu dan tak bergairah
  • Tidak mau makan dan minum
  • Si kecil berusia kurang dari enam bulan
  • Demam dengan suhu lebih dari 39 0C
  • Demam selama lebih dari 48 jam
  • Rewel dan menangis terus
  • Terlihat sangat mengantuk atau bahkan tidak merespons sama sekali
  • Muncul ruam atau bintik-bintik merah
  • Demam disertai kejang, muntah, atau batuk yang parah
  • Anak sulit bernafas atau detak jantungnya amat cepat
  • Menggigil, bibir, telapak tangan dan kaki terlihat membiru
  • Demam disertai sakit kepala parah atau nyeri perut